Pengertian Reliabel dan Jenisnya

Reliabilitas merupakan salah satu syarat utama dari suatu alat ukur yang baik. Suatu alat ukur yang reliabel akan memberikan hasil yang konsisten, baik jika digunakan oleh orang yang sama atau berbeda, pada waktu yang berbeda, atau dalam kondisi yang berbeda.

Pengertian Reliabilitas

Reliabilitas secara umum didefinisikan sebagai konsistensi dari serangkaian pengukuran atau serangkaian alat ukur. Dalam penelitian, reliabilitas didefinisikan sebagai sejauh mana pengukuran dari suatu tes tetap konsisten setelah dilakukan berulang-ulang terhadap subjek dan dalam kondisi yang berbeda.

Reliabilitas dapat diartikan juga sebagai keandalan atau ketepatan dari suatu alat ukur. Suatu alat ukur yang reliabel akan memberikan hasil yang sama jika digunakan oleh orang yang sama atau berbeda, pada waktu yang berbeda, atau dalam kondisi yang berbeda.

Jenis-Jenis Reliabilitas

Ada dua jenis reliabilitas, yaitu:

  • Reliabilitas waktu (temporal reliability) adalah reliabilitas yang diukur dengan cara memberikan tes yang sama kepada subjek pada dua kesempatan yang berbeda.
  • Reliabilitas antar penilai (interrater reliability) adalah reliabilitas yang diukur dengan cara memberikan tes yang sama kepada subjek oleh dua orang penilai yang berbeda.

Cara Mengukur Reliabilitas

Ada beberapa cara untuk mengukur reliabilitas, yaitu:

  • Korelasi adalah cara yang paling umum digunakan untuk mengukur reliabilitas. Korelasi adalah ukuran hubungan antara dua variabel. Dalam hal ini, dua variabel tersebut adalah skor dari tes yang sama pada dua kesempatan yang berbeda atau skor dari tes yang sama yang dinilai oleh dua orang penilai yang berbeda.
  • Uji-U adalah cara yang digunakan untuk mengukur reliabilitas tes yang memiliki dua alternatif jawaban, yaitu benar atau salah.
  • Reliabilitas alpha adalah cara yang digunakan untuk mengukur reliabilitas tes yang memiliki lebih dari dua alternatif jawaban.

Nilai Reliabilitas

Nilai reliabilitas dinyatakan dalam bentuk koefisien reliabilitas. Nilai koefisien reliabilitas berkisar antara 0 hingga 1. Semakin mendekati 1, maka reliabilitas alat ukur tersebut semakin baik.

Berikut adalah beberapa interpretasi nilai koefisien reliabilitas:

  • 0,00-0,20: Reliabilitas rendah
  • 0,21-0,40: Reliabilitas cukup
  • 0,41-0,60: Reliabilitas baik
  • 0,61-0,80: Reliabilitas sangat baik
  • 0,81-1,00: Reliabilitas sempurna

Pentingnya Reliabilitas

Reliabilitas merupakan salah satu syarat utama dari suatu alat ukur yang baik. Suatu alat ukur yang reliabel akan memberikan hasil yang konsisten, baik jika digunakan oleh orang yang sama atau berbeda, pada waktu yang berbeda, atau dalam kondisi yang berbeda.

Reliabilitas penting untuk diperhatikan dalam penelitian karena dapat mempengaruhi validitas penelitian. Suatu penelitian yang menggunakan alat ukur yang tidak reliabel akan menghasilkan hasil yang tidak valid.

Kesimpulan

Reliabilitas adalah salah satu hal yang penting untuk diperhatikan dalam penelitian. Suatu alat ukur yang reliabel akan memberikan hasil yang konsisten, baik jika digunakan oleh orang yang sama atau berbeda, pada waktu yang berbeda, atau dalam kondisi yang berbeda.

Reliabilitas dapat diukur dengan beberapa cara, yaitu korelasi, uji-U, dan reliabilitas alpha. Nilai reliabilitas dinyatakan dalam bentuk koefisien reliabilitas yang berkisar antara 0 hingga 1. Semakin mendekati 1, maka reliabilitas alat ukur tersebut semakin baik.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top