Pengertian Pragmatis dan Contohnya

Pragmatis adalah aliran filsafat yang berpandangan bahwa kebenaran dari segala sesuatu berdasarkan kepada manfaat yang diberikannya. Sesuatu hal ini dinilai dari kebergunaannya bagi tindakan manusia untuk kehidupannya. Pernyataannya dapat berbentuk ucapan, dalil atau teori.

Ciri-ciri pragmatis

  • Berfokus pada pengalaman, yaitu kebenaran sesuatu hal ditentukan oleh pengalaman dan manfaatnya bagi kehidupan manusia.
  • Bersifat praktis, yaitu pragmatis mengutamakan segi kepraktisan dan kegunaan sesuatu hal.
  • Bersifat terbuka, yaitu pragmatis menerima berbagai pandangan dan ide baru, asalkan bermanfaat bagi kehidupan manusia.

Tokoh-tokoh pragmatis

  • Charles Sanders Peirce, adalah salah satu pendiri aliran pragmatis. Peirce berpendapat bahwa kebenaran sesuatu hal ditentukan oleh kemampuannya untuk menghasilkan konsekuensi yang dapat diamati.
  • William James, adalah salah satu tokoh pragmatis yang terkenal. James berpendapat bahwa kebenaran sesuatu hal ditentukan oleh manfaatnya bagi kehidupan manusia.
  • John Dewey, adalah tokoh pragmatis yang menekankan pentingnya pengalaman dalam menentukan kebenaran. Dewey berpendapat bahwa kebenaran sesuatu hal ditentukan oleh kemampuannya untuk memecahkan masalah dalam kehidupan manusia.

Pengaruh pragmatis

Pragmatisme telah mempengaruhi berbagai bidang, seperti pendidikan, politik, dan bisnis. Dalam pendidikan, pragmatisme menekankan pentingnya praktik dan pengalaman dalam proses pembelajaran. Dalam politik, pragmatisme menekankan pentingnya solusi yang praktis dan bermanfaat bagi masyarakat. Dalam bisnis, pragmatisme menekankan pentingnya inovasi dan kreativitas dalam menghasilkan produk dan jasa yang bermanfaat bagi konsumen.

Contoh pragmatis

Berikut adalah beberapa contoh pragmatis dalam kehidupan sehari-hari:

  • Seorang siswa yang belajar matematika dengan giat karena ingin lulus ujian.
  • Seorang politikus yang membuat kebijakan yang menguntungkan masyarakat.
  • Seorang pengusaha yang mengembangkan produk baru yang bermanfaat bagi konsumen.

Kesimpulan

Pragmatisme adalah aliran filsafat yang berpandangan bahwa kebenaran dari segala sesuatu berdasarkan kepada manfaat yang diberikannya. Pragmatisme telah mempengaruhi berbagai bidang kehidupan, dan masih relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top