Pengertian Kalimat Majemuk dan Contohnya

Kalimat merupakan unit bahasa terkecil yang mengandung unsur subjek dan predikat. Kalimat dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu kalimat tunggal dan kalimat majemuk. Kalimat tunggal adalah kalimat yang hanya terdiri dari satu klausa. Sedangkan kalimat majemuk adalah kalimat yang terdiri dari dua klausa atau lebih.

Isi Artikel:

Pengertian Kalimat Majemuk

Kalimat majemuk adalah kalimat yang terdiri dari dua klausa atau lebih, yang masing-masing klausa dapat berdiri sendiri sebagai kalimat tunggal. Klausa adalah bagian dari kalimat yang terdiri dari subjek dan predikat.

Jenis-Jenis Kalimat Majemuk

Kalimat majemuk dapat diklasifikasikan berdasarkan hubungan antarklausanya. Berdasarkan hubungan antarklausanya, kalimat majemuk dibagi menjadi dua jenis, yaitu:

  • Kalimat majemuk setara adalah kalimat majemuk yang hubungan antarklausanya sederajat. Klausa-klausa dalam kalimat majemuk setara dapat dihubungkan dengan kata hubung setara, seperti: dan, tetapi, atau, sedangkan, dan lain-lain.

Contoh:

  • Dia belajar dan mengerjakan tugas.

  • Dia ingin pergi ke pantai, tetapi tidak punya uang.

  • Dia suka makan durian atau mangga.

  • Dia berangkat pagi-pagi sedangkan adiknya berangkat siang.

  • Kalimat majemuk bertingkat adalah kalimat majemuk yang hubungan antarklausanya tidak sederajat. Klausa yang tidak sederajat disebut anak kalimat, sedangkan klausa yang sederajat disebut induk kalimat. Anak kalimat berfungsi menerangkan induk kalimat.

Ada beberapa jenis kalimat majemuk bertingkat, yaitu:

  • Kalimat majemuk subordinatif adalah kalimat majemuk bertingkat yang hubungan antarklausanya subordinatif. Klausa subordinatif ditandai dengan adanya kata hubung subordinatif, seperti: karena, sehingga, agar, sesudah, sebelum, dan lain-lain.

Contoh:

  • Saya pergi ke sekolah karena ada ujian.

  • Dia tidak pergi ke sekolah sehingga nilainya jelek.

  • Saya belajar agar bisa lulus ujian.

  • Saya berangkat setelah adik saya bangun.**

  • Kalimat majemuk korelatif adalah kalimat majemuk bertingkat yang hubungan antarklausanya korelatif. Klausa korelatif ditandai dengan adanya kata hubung korelatif, seperti: baik … maupun, meskipun … tetapi, walaupun … tetapi, dan lain-lain.

Contoh:

  • Dia baik pintar maupun baik hati.

  • Dia meskipun kaya tetapi tidak sombong.

  • Dia walaupun tidak pintar tetapi dia rajin belajar.

  • Kalimat majemuk majemuk adalah kalimat majemuk yang terdiri dari dua atau lebih klausa bertingkat.

Contoh:

  • Saya pergi ke sekolah karena ada ujian tetapi saya tidak belajar.
  • Dia belajar agar bisa lulus ujian meskipun dia tidak pintar.
  • Saya berangkat setelah adik saya bangun dan setelah makan.**

Kata Kunci:

  • Kalimat majemuk
  • Klausa
  • Jenis-jenis kalimat majemuk
  • Kalimat majemuk setara
  • Kalimat majemuk bertingkat
  • Kalimat majemuk subordinatif
  • Kalimat majemuk korelatif
  • Kalimat majemuk majemuk

Kesimpulan:

Kalimat majemuk adalah kalimat yang terdiri dari dua klausa atau lebih, yang masing-masing klausa dapat berdiri sendiri sebagai kalimat tunggal. Kalimat majemuk dapat diklasifikasikan berdasarkan hubungan antarklausanya, yaitu kalimat majemuk setara, kalimat majemuk bertingkat, dan kalimat majemuk majemuk.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top