Pengertian Hipotesa dan Contohnya

Hipotesis adalah dugaan sementara yang diajukan oleh peneliti untuk diuji kebenarannya melalui penelitian. Hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap masalah penelitian yang harus diuji kebenarannya dengan data empiris.

Ciri-ciri hipotesis, antara lain:

  • Dugaan sementara, artinya hipotesis belum tentu benar, tetapi harus diuji kebenarannya.
  • Berbentuk kalimat pernyataan, artinya hipotesis tidak berbentuk kalimat tanya.
  • Berkaitan dengan masalah penelitian, artinya hipotesis harus relevan dengan masalah penelitian yang diajukan.
  • Bersifat empiris, artinya hipotesis dapat diuji kebenarannya dengan data empiris.

Jenis-jenis hipotesis, antara lain:

  • Hipotesis kerja, adalah hipotesis yang diajukan untuk diuji kebenarannya melalui penelitian.
  • Hipotesis nol, adalah hipotesis yang menyatakan tidak ada hubungan atau perbedaan antara variabel-variabel yang diteliti.

Contoh hipotesis, antara lain:

  • Hipotesis kerja:
    • “Terdapat hubungan positif antara tingkat pendidikan dengan tingkat penghasilan.”
    • “Pelajar yang belajar di sekolah dengan fasilitas yang baik akan memiliki prestasi akademik yang lebih baik dibandingkan dengan pelajar yang belajar di sekolah dengan fasilitas yang buruk.”
  • Hipotesis nol:
    • “Tidak terdapat perbedaan antara tingkat stres antara pelajar yang belajar di sekolah dengan fasilitas yang baik dengan pelajar yang belajar di sekolah dengan fasilitas yang buruk.”

Hipotesis merupakan bagian penting dari penelitian. Hipotesis yang baik akan membantu peneliti untuk mengarahkan penelitiannya dan memudahkan peneliti untuk menginterpretasikan hasil penelitiannya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top